Strategi Tarik Menarik Penutupan Bazar Ramadan di Kodam XIII/Merdeka Melalui Sembako Murah

Mayjen TNI Mirza Agus, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, telah resmi menutup serangkaian kegiatan Bazar Murah Ramadan Kodam XIII/Merdeka 1447 H/2026 M. Acara penutupan ini berlangsung di Halaman Grhadika Jaya Sakti Makodam XIII/Merdeka, Kota Manado, pada Jumat (13/3/2026).
Penutupan Bazar Ramadan dan Keterlibatannya dengan Masyarakat
Sebagai bagian dari upaya untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, kegiatan ini diadakan secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menarik perhatian banyak orang, termasuk beberapa pejabat penting dan pengurus dari berbagai organisasi.
Beberapa pejabat yang hadir di Bazar murah Ramadan ini antara lain Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Esy Suharto, Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei, Asrendam XIII/Merdeka Kolonel Inf Samsul Huda, para Asisten Kasdam dan Kabalak Kodam XIII/Merdeka, serta para pengurus Persit KCK PD XIII/Merdeka.
Bazar Murah Ramadan: Inisiatif Membantu Masyarakat
Bazar kebutuhan pokok ini berlangsung selama empat hari, mulai 10 Maret 2026. Kegiatan ini menarik banyak warga hingga penutupan karena menawarkan harga lebih murah dibanding pasar. Komoditas yang diminati meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan tepung. Menawarkan harga yang relatif lebih murah, kegiatan ini efektif membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan terjangkau.
Ini menjadi daya tarik utama bagi warga yang datang berbelanja. Banyak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan Ramadan dan persiapan lebaran.
Peran Kodam XIII/Merdeka dalam Masyarakat
Melalui kegiatan ini, Kodam XIII/Merdeka berharap dapat terus hadir di tengah masyarakat, memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Ini juga menjadi wujud sinergi antara TNI dengan pemerintah daerah serta berbagai instansi terkait dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok.

